Imanuel Tarigan selaku Kepala Desa Bulan Julu, Kecamatan Barus Jahe, Kabupaten Karo Sumatera Utara, sejak lama kinerja nya jadi bahan gosip warganya. Gosip warganya tersebut menduga bahwa tata kelola pemerintahan Desa oleh Imanuel Tarigan sarat dengan Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KKN).
Gosipan warga Bulan julu itu di antaranya mengenai perbaikan atau perawatan jalan poros Desa dan jalan lingkungan yang tidak pernah terlihat di laksanakan. Disisi lain Riska Natalia br Karo yang konon adik Kades, menjabat sebagai Bendahara Desa juga sulit menjawab jika di tanya soal keuangan Desa.
Pekan ini, warga heboh terkait dengan rusak nya mesin pompa air yang di kelola Badan Usaha Milik Desa(BUMDES). Pasal nya pungutan retribusi air kepada warga senilai 7000 rupiah per satu bulan itu, tidak jelas penggunaan nya. Sementara pompa yang rusak belum di perbaiki karena terkendala anggaran.
Menurut sumber media ini, bahwa warga telah satu minggu ini kesulitan air bersih untuk kebutuhan hidup sehari hari di rumah. Di keluhkan pula bahwa Ngawal Sembiring selaku BUMDES pun tak kunjung ada memberikan penjelasan problem kerusakan yang terjadi.
Kabar dari mulut kemulut di dapat warga dari Yanti bru Ginting sebagai petugas pemungut iuran beban air mengatakan, “Mesin pompa air nya rusak dan belum ada biaya untuk memperbaiki nya” ujar Yanti singkat menjawab pertanyaan warga,.
Dari gosip dan keluhan warga Desa Bulan Julu itu, mereka berharap segera ada tindakan monitoring dan evaluasi (monev) menyeluruh dari Pemerintah Kabupaten dan Aparat Penegak Hukum (APH) terhadap tata kelola APBDes Bulan Julu yang di pimpin Imanuel Tarigan selaku Kades. (Sum)