SUBURJAGAT.COM | Indramayu
Kuwu atau Kepala Desa Pekandangan, Kecamatan Indramayu, Kabupaten Indramayu Jawa Barat, di duga dengan sengaja mengabaikan jalan lingkungan di Dusun D RT 19 yang lama pada rusak.
Dugaan tersebut, kerena warga telah berulang kali mengusulkan dan bertanya ke Desa, supaya jalan di lingkungan nya segera di lakukan perbaikan dengan rabat beton. Bahkan Surya selaku ketua Rukun Tetangga (RT) 19 pun mengaku pernah melaporkan usulan warganya itu ke Desa, namun menurut nya pihak desa selalu mengumbar janji.
“Saya sudah berulang lapor ke Desa, termasuk melalui Yitno dan Sarif keamanan, mereka hanya mengatakan sabar, nanti juga di perbaiki karena sudah di ukur dan di hitung biayanya” terang Surya (21/7/2025) saat di kunjungi di rumahnya.
Aneh nya jalan di lingkungan warga RT 18 dan 20 terlihat sudah di betonisasi, termasuk jalan tanggul di irigasi Sindupraja, namun jalan di lingkungan RT 19 tetap buruk dan rusak bila di lalui sepeda motor. Perlu juga di ketahui bahwa fungsi jalan di lingkungan RT 19 itu, adalah jalan akses untuk para wali murid yang mengantar jemput putra putri nya bersekolah di Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Suta Jaya 1 milik Desa.
“Perlu juga di perhatikan oleh Kuwu bahwa sebelum di lakukan perbaikan jalan nya, warga berharap supaya ada evaluasi terkait keberadaan pipa pralon saluran limbah dengan cara yang di pendam itu, agar bisa di tata ulang. Sebab dengan sistem di pendam itu, warga kesulitan merawatnya jika tersumbat sampah” ujar YD (60) pada media ini pekan lalu.
Saat Kuwu Pekandangan, Mulyani SE ingin di mintai penjelasannya terkait keluhan warga RT 19 itu, Senin (21/7/2025) media ini bertemu dengan Wiwik yang mewakili Kuwu, yang menerangkan bahwa memang jalan tersebut sudah jadi agenda Desa akan di perbaiki. “Sudah di ukur ukur kok pak, tapi mengingat tahapan nya belum tiba, sehingga warga di minta bersabar, namun sungguh segera akan saya perioriteskan sebagai PR” janji Wiwik serius. (S Tarigan)