Visi Pembangunan Karangpucung: Mandiri, Asri, dan Berdayasaing

0
IMG-20260215-WA0013

 

Suburjagat.com | Cilacap – David Ishaq Aryadi, SE, MM (Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah – Fraksi Gerindra)Sebagai putra daerah yang lahir dan tumbuh di Desa Karangpucung (RT 04 / RW 05), saya memiliki keyakinan bahwa Desa Karangpucung memegang peranan krusial sebagai Ibu Kota Kecamatan.

 

Sudah saatnya Karangpucung bertransformasi menjadi barometer dan contoh bagi 14 desa lainnya di wilayah ini.

Berikut adalah pilar utama yang akan kita dorong bersama:

 

1. Reformasi Tata Kelola & Wajah Ibu Kota

 

Karangpucung harus menjadi pusat keunggulan (center of excellence). Kita akan fokus pada:

 

Keunggulan Administrasi: Menjadikan tata kelola pemerintahan desa yang bersih, cepat, dan transparan sebagai standar percontohan.

 

Optimalisasi PADes: Menggali potensi pendapatan asli desa secara kreatif agar pembangunan tidak hanya bergantung pada anggaran pusat.

 

Kenyamanan Lingkungan: Menciptakan wajah Ibu Kota Kecamatan yang bersih, tertata, dan nyaman bagi warga maupun pendatang.

 

2. Destinasi “Wisata Belanja & Kuliner”

 

Kita akan mengubah wajah perdagangan menjadi daya tarik wisata:

 

Magnet Perantau: Merevitalisasi pasar agar menjadi destinasi “Wisata Belanja” yang bersih. Kita ingin warga Karangpucung yang merantau di Jakarta atau Bandung selalu merasa rindu untuk pulang dan belanja di pasar kita.

 

Ikon Sate Kambing: Memperkuat posisi Karangpucung sebagai sentra pasar kambing dengan mengintegrasikannya ke dalam “Wisata Kuliner” sate kambing yang khas dan melegenda.

 

3. Ekonomi Kerakyatan & Ketahanan Pangan

 

Pembangunan harus dirasakan langsung di dapur masyarakat:

 

Masyarakat sebagai Pemasok: Mendorong warga untuk aktif beternak kambing secara mandiri. Dengan begitu, masyarakat tidak hanya menjadi penonton, tapi menjadi pemasok utama bagi industri kuliner lokal.

 

Pemanfaatan Lahan Tidur: Aset tanah desa yang mangkrak akan kita dorong menjadi pusat kegiatan masyarakat, seperti sentra kuliner atau ruang publik produktif yang menambah pemasukan desa.

 

“Kuncinya adalah kesadaran kolektif. Jika kita bergerak bersama, bersatu, dan memiliki semangat yang sama, saya yakin Desa Karangpucung akan menjadi desa yang maju, sejahtera, dan nyaman untuk kita semua.”

 

Penulis: Mulyadi Tanjung

(Pewarta PPWI Jateng)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *